Kontroversi Dan Resiko Artificial Intelligence Dalam Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.70692/3hsg3608Keywords:
Kecerdasan Buatan, Pendidikan Islam, Risiko AIAbstract
Penerapan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan agama Islam telah menjadi topik yang semakin relevan di era digital saat ini. Artikel ini mengkaji kontroversi dan risiko penggunaan AI dalam pendidikan agama Islam. penelitian ini membahas tentang kontroversi dan risiko penggunaan AI dalam pembelajaran. Risiko utama adalah potensi kesalahan sumber informasi dan ilmu yang didapat, penggantian peran guru, dan kurangnya dimensi spiritual dalam pembelajaran. Meskipun AI menawarkan banyak manfaat, penggunaannya dalam pendidikan agama Islam harus diawasi secara ketat untuk memastikan keselarasannya dengan nilai-nilai Islam.
References
Abdullah, R. (2022). Artificial Intelligence and Religious Education: Perspectives and Challenges. (Kuala Lumpur: Islamic Research Publications).
AI and Islamic Education. (2021). Artificial Intelligence in the Context of Islamic Learning: Opportunities and Challenges. (Cairo: Dar al-Matbua)
Al-Farsi, M. (2020). AI in Islamic Education: A New Approach or a Threat?. (Jakarta: Pustaka Islam).
Al-Qaradawi, Y. (2021). Fatwa tentang Teknologi dan Ajaran Islam. (Cairo: Dar al- Shuruq).
Al-Syafi'i, A. H. (2020). Teknologi Pendidikan Islam di Era Digital. (Jakarta: Pustaka Ilmu).
Al-Zahrani, A. (2022). Peran Ulama dalam Pendidikan Agama Islam Digital. (Makkah: Al-Qalam Press).
An-Nahlawi, A. (2011). Prinsip-prinsip Pendidikan Islam dalam Al-Qur'an dan Sunnah. (Jakarta: Gema Insani),
Aziz, M. (2023). Pembelajaran Berbasis AI dalam Pendidikan Islam. Journal of Islamic Studies
Azzam, Y. (2022). Etika dalam Teknologi Pendidikan Agama Islam. Journal of Islamic Ethics
Barnes, C. (2018). Adaptive Learning and Personalized Education through AI. (London: Sage Publications).
Elhaj, T. (2019). Artificial Intelligence and the Future of Religious Education. (Oxford: Oxford University Press).
Fatima, Z. (2020). Privacy Concerns in AI-Based Educational Systems. (Kuala Lumpur: Technology and Society Press)
Firdaus, M. (2021). Copyright and Ethical Use of Religious Content in AI. (Bandung: Pustaka Aksara).
Hadi, A. (2019). Ethical Considerations in AI-Based Religious Education. (Jakarta: Pustaka Ilmu).
Harasim, L. (2019). Learning Theory and Online Technologies. Routledge
Haris, F. (2022). Interpretasi AI dalam Pendidikan Agama Islam. Islamic Journal of Technology,
Haryono, A. (2021). Akses Pendidikan Agama di Daerah Terpencil dengan AI. Jurnal Teknologi Pendidikan,
Hasbullah, M. (2020). Peran Guru dalam Pendidikan Agama Islam di Era Digital. (Jakarta: Al-Qalam Press).
Mansur, Y. (2021). The Complexity of Islamic Interpretation in the Age of AI. (Cairo: Academic Publishing House).
Miles, M. B., &Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks, (CA: Sage Publications),
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. (Bandung: Alfabeta),
Sulaiman, M. (2021). Pendidikan Agama Islam dan Teknologi: Perspektif Ulama. (Bandung: Al-Furqan).
Sulaiman, M. (2021). Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Agama Islam. (Bandung: Pustaka Aksara).
Suwandi, H. (2021). Digitalisasi Pendidikan Agama Islam: Potensi dan Tantangannya. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama).
Tennyson, R. (2020). Educational Technology and Artificial Intelligence: Methods and Applications. (New York: Academic Press).
Ulwan, A. (2015). Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Muslim.(Bandung: Pustaka Al-Kautsar).
Zahra, L. (2022). Aspek Emosional dalam Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Karakter.
Zain, I. (2020). Artificial Intelligence in Islamic Education: Challenges and Opportunities. (Kuala Lumpur: Islamic Studies Press).
Zhang, L. (2021). Technology in Education: A New Frontier for Accessibility. (Cambridge: Cambridge University Press).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nining Yus Mei, Fathia Fathammubina, Selfi Andriani, Nurhanipa, Muhammad Danil, Khairunnas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







