Konsep Pendidikan Islam Tentang Manusia dan Memuliakan Manusia
DOI:
https://doi.org/10.70692/txw28s77Keywords:
Konsep, Pendidikan, Islam, Memuliakan, ManusiaAbstract
Pendidikan merupakan sistem dan cara meningkatkan kualitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan manusia. Pendidikan merupakan bagian terpenting dari kehidupan manusia yang sekaligus membedakan manusia dengan hewan. Oleh karena itu berbagai pandangan yang menyatakan bahwa pendidikan itu merupakan proses budaya untuk mengangkat "harkat dan martabat" manusia dan berlangsung sepanjang hayat. Hanya yang membedakannya adalah ketundukan dan kepatuhannya (Taqwa) kepada Allah Swt. Adanya pandangan atau stigma negatif terhadap manusia mestinya ini tidak boleh terjadi, akan tetapi parakteknya atau banyak dalam peristiwa dan kejadian dalam kehiduan sehari-hari sering kita lihat, dengar, saksikan adanya pelecehan-pelecehan terhadap manusia itu sendiri. Lebih-lebih terhadap manusia-manusia yang memiliki kekurangan (disabilitas). Perlakuan ini tentu tidak adil, karena dalam pandangan Allah swt sebagai khaliq (pencipta), bahwa manusia itu sama dan telah diberikan potensi yang sama juga. Manusia merupakan sosok makhluk yang unik, namun dibalik keunikannyalah makhluk manusia diberi kedudukan yang tinggi dalam kehidupan dunia.
References
Al-qur’an Terjemahannya, Kementerian Agama RI, h.
Al-Rasyidin & Samsul Nizar, (2005), Filsafat Pendidikan Islam, Ciputat, PT. CIPUTAT PRESS, hal.
A.Syalabi, (1997), Sejarah Islam, Jakarta: Al-Husna Zikra, cet. 9.
Aqila Smart, (2010), Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran & Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Yogyakarta, Ar-Ruzz Media, 2010, hal. 5.
Depdiknas, (2003), Undang-Undang No. 20 tahun 2003, Tentang Sistim PendidikanNasinal, Bandung: Citra Lembara, cet.ke 2.
Hera El-Fatira, (2010).http://Upaya Praksis Pembebasan Difabel dari Diskriminasi.catatanku/blogspot
Musthafa Husni Assiba’i, (1993), Kehidupan Sosial Menurut Islam, Bandung, Cv Diponegoro, hal. 65-80
Moh.Haitami Salim & Syamsul Kurniawan, (2016), Studi Pendidikan Islam, Jogjakarta, Ar-Ruzz Media, hal. 75.
M. Tuwah , (2001), Islam Humanis, Jakarta, PT. Moyo Segoro Agung, hal. 113
M. Natsir, (1973), Kapita Selekta, (Jakarta: Bulan Bintang, hlm. 77.
Muhammad Turmuzi, (2021), Konsep Pendidikan Dan Islam Sebagai Alternatif Dalam Memanusiakan Manusia, Jurnal Pendikan Islam Al-Ishlah, Vol. 9, No. 2, hal 17
Mei, N. Y. (2019). UNIFORM AGAINST THE PSYCHOLOGY OF NON-MUSLIM. 179–186.
Mei, N. Y., Hadi, I., Efendi, I., & Oktari, S. (2024). The Influence of Teachers ’ Social Competence on Elementary School Students ’ Speaking Etiquette. 1, 10–18.
Nining Yus Mei and Defrinal. (2022). THE RELATIONSHIP OF LEARNING MOTIVATION AND ACHIEVEMENT IN EFL IN STAI YDI LUBUK SIKAPING. 09(01), 139–154.
NasionalWira Sanjaya, (2011), Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media.
Perpustakaan Nasional RI: Katalog dalam Terbitan (KDT), (2021) Kerja dan ketenaga kerjaan (Tafsir Al-Qur’anTtematik), Jakarta, Lajnah Pentashihan mushaf Al-Qur’an, hal. 496.
Romi Maimori, Z. S. E. S. H. N. Y. M. (2022). Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran berdasarkan Standar Penilaian oleh Guru PAI di SMPN 3 Pariangan. Instructional Development Journal (IDJ). http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IDJ
Ramayulis, (2014), Metodologi Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: KALAM MULIA, 2014), hlm. 21
Ramayulis & Syamsul Nizar, (2009), Filsafat Pendidikan Islam, Padang, Kalam Mulia, h. 62-63.
Samsul Nizar, (2001), Pengantar Dasar-dasar pemikiran Pendidikan Islam, Jakarta, Gaya Media Pratama, hal. 43-57.
Sugiyono, (2014), Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, Cet.10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nazarudin Nazarudin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







